JejaringSumsel.com – Petugas penyelamat Turki berhasil mengeluarkan tiga orang dari reruntuhan pada Sabtu (18/2) setelah 13 hari gempa kuat menewaskan puluhan ribu orang. Namun, satu dari tiga orang itu kemudian meninggal dunia.
Seorang reporter dari stasiun televisi Turki NTV kemudian melaporkan bahwa salah satu dari mereka yang ditemukan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit. Belum ada informasi lebih detail mengenai hal ini.
NTV menyiarkan tim penyelamat menempatkan korban gempa di atas tandu setelah terjebak di reruntuhan selama 296 jam. Awal pekan ini, penyelamat menemukan orang-orang yang selamat meski terjebak di bawah reruntuhan dalam cuaca dingin yang membekukan begitu lama. Namun, jumlah mereka menyusut menjadi segelintir dalam beberapa hari terakhir.
Petugas penyelamat Turki sebelumnya berhasil mengeluarkan seorang pria berusia 45 tahun dari reruntuhan pada Jumat (17/2). Ini terjadi hanya beberapa jam setelah petugas penyelamat lainnya berhasil mengeluarkan tiga orang dalam keadaan hidup di reruntuhan, termasuk seorang anak laki-laki berusia 14 tahun.
Editor : Ahmad




